Monday, 20 June 2016

Membuat kompor trangia dari kaleng bekas


Jika kita travelling ke tempat yang jauh dari peradaban. Seperti gunung ataupun tempat lain yang jauh dari warung. Maka diperlukan sebuah perlengkapan memasak yang praktis agar perjalanan kita tidak direpotkan dengan alat masak. Apabila punya uang lebih, kita  bisa membeli trangia 1 set untuk keperluan memasak di saat ngecamp atau naik gunung. Tetapi timbul masalah jika trangia yang sudah kita beli hilang/rusak.

Santai saja, kali ini saya akan memberikan sedikit tips untuk membuat kompor trangia dari kaleng bekas. Berhubung tidak ada alat dokumentasi, gambar saya ambil dari internet, harap maklum. hehehehe.

Kalau yang belum tau apa itu kompor trangia, kompor trangia itu adalah sebuah alat pemasak (kompor) yang menggunakan bahan bakar (Metanol/spirtus) nie loh yang namanya kompor trangia


Untuk membuat kompor methanol ada beberapa alat yang musti disiapkan:
1. Dua buah kaleng bekas, bisa pepsi, fanta, sprite ataupun yang mirip kaleng. Semakin kuat dan tipis kaleng semakin bagus.
2. Alat pemotong kaleng, bisa gunting, silet, ataupun alat lainnya.
3. Spidol ataupun pensil digunakan untuk menandai 
4. Bor bisa dipakai untuk melobangi, kalau tidak ada ya pake paku atau pun jarum.
5. Alat ukur ataupun penggaris

Langkah-Langkah Membuat Kompor Trangia:

1. Melubangi bagian bawah kaleng menggunakan cutter yang lancip ujungnya




2. Melubangi bagian pinggir kaleng pertama menggunakan bor, jarum ataupun paku dengan jarak 15 mm disesuaikan diameter dari kaleng. Lubang ini nantinya sebagai jalan keluar dari api.


3. Memotong kaleng kedua setinggi 30 mm disesuaikan kebutuhan, apabila ingin menggunakan kompor yang muat bahan bakar lebih banyak bisa ditambah tingginya. Untuk  tinggi 30mm sudah cukup keperluan memasak mie, air ataupun nasi. Perlu dipertimbangkan masalah praktisnya kompor. Semakin tinggi maka memerlukan ruang lebih dalam penyimpananya diransel.


Untuk mempermudah pengukuran dan kelurusan dari pemotongan, gunakanlah sebuah buku ataupun papan. Selanjutnya putarlah kaleng secara rata dan berulang ulang hingga terpisah antara bagian bawah dan atas kaleng.

4. Memotong kaleng pertama (yang berlubang lubang) setinggi 40mm (disesuaikan kaleng kedua)


5. Membuat bagian tengah dari kompor menggunakan sisa potongan kaleng.


Pada lembaran kaleng tersebut diberi 3 lubang yang berjarak 50 mm, fungsi dari lubang ini sebagai tempat masuknya bahan bakar. Dan pada kedua sisi diberi sobekan yang berjarak 150 mm. Lebar dari lembaran kaleng ini disesuaikan tinggi kaleng pertama dan kedua (40mm).

6. Merangkai potongan potongan kaleng menjadi satu


menyatukan kedua sobekan tadi yang berjarak 150 mm menjadi satu, lubang yang berjumlah tiga tadi kita posisikan dibawah.


menyusun kaleng kedua (kaleng bawah) dengan bagian tengah kompor.

7. Merangkai kaleng pertama (yang berlubang lubang) dengan cara menekannya. Karena diameter antara bagian atas dan bawah sama maka secara otomatis bagian atas dari kompor perlu sedikit dipenyok agar bisa masuk bagian bawahnya. Buatlah serapat dan serapi mungkin agar tidak terjadi kebocoran.


Perlu diperhatikan bahwa lubang lubang api tadi jangan sampai tertutup, diperlukan penyetingan antara kaleng pertama, kedua dan lebar lembaran kaleng yang kita buat tadi agar dihasilkan kompor methanol dari kaleng bekas yang sempurna.

Modif lain:

Untuk menigkatkan efisiensi dari kompor methanol ini bisa dengan cara meninggikan tekanan didalam kompor, sehingga bisa memperbesar nyala api. Maka muncullah model lain yang bagian atasnya tertutup, serta dilengkapi sebuah baut penutup.



Baut ini dilengkapi sebuah per (pegas) sehingga saat kita akan mengisi bahan bakar tinggal ditarik dan saat dilepas akan kembali rapat karena dorongan dari pegas.

Selain penggunaan per, salah satu cara untuk meningkatkan efisiensi yaitu dengan merubah letak lubang api.



Untuk penampakan saat digunakan berbeda beda antara 1 kompor dengan kompor yang lain.




Dengan dana minim, bahkan bisa dikatakan nol rupiah kita bisa membuat kompor trangia yang tidak kalah kualitasnya dengan produk dipasaran. Kreatifitas memang di perlukan untuk memodifikasi kompor ini sesuai kebutuhan, sehingga efisiensi dari bahan bakar bisa di tingkatkan.
Jadi, Ayo pemuda Indonesia kita berfikir kreatif!!, jangan hanya bisa membeli doank, anak kecil pun bisa.

sumber : www.kaskus.co.id

1 comment: